
04 October 2008
make over beneran [2]

27 September 2008
make over beneran
What is it?
'Mendekin rambut, pendeeek bangettt!
Yes, akhirnya aku berani juga melakukannya.
Ceritanya 'gini...
Hari ini 'halakhita' libur. Ella, salah seorang 'halakhita' minta aku untuk nemanin dia ke salon.
'Uda lama banget dia pengen 'ngoprasi' rambutnya yg tebal banget dan lurus itu jadi keriting.
Jadilah siang tadi kami duduk manis di Haircode, salah satu salon bagus di daerah Santa. Aku sih niatnya pengen hairspa aja, secara rambutku lagi rontok parah. Setelah terakhir kali dilurusin Januari kemaren, aku 'ndak terlalu sering ngelakuin perawatan rambutku ini. Walaupun suka sedih 'ngeliat rambutku yang bertebaran di lantai kamar tiap kali aku menyisirnya, aku gak terlalu khawatir, karna rambut yang tumbuh (masih) banyak sekali. Sow, kalo 'gak karna mau ke acara-acara tertentu dan mau keliatan lebih rapih, aku 'gak akan ke salon untuk 'ngeblow.
Setelah rambutku selesai dispa dan siap untuk diblow, tiba-tiba Ella nyelutuk,
"Kenapa rambutmu 'gak dipendekin aja Lid? trus
diwave lagi, biar sama kita. Si Jo kan mau 'ngeriting juga tuh. Biar samaan kita bertiga." Hah???
"Iya mbak, kayaknya lucu deh kalo dipendekin,Mas Haris, stylist yang lagi 'megang' Ella langsung nimpalin, sambil 'nyodorin majalah yang isinya model-model rambut pendek tergres. Aku tergoda!
pasti lebih fresh"
Sebenarnya awal tahun lalu 'uda sempat kepikiran mau mendekin rambut ini. Cuma karna keberanian datang dan pergi, ya akhirnya ritual tahunan 'ngelurusin rambut aja yang kulakukan. Untuk model rambut, aku termasuk paling 'gak berani macam-macam, 'gak seberani eksperimenku dalam berpakaian. Yaaa, paling kalo 'gak dismoothing [kebiasaaanku sedari SMA karna suka sebal dengan rambut asliku yang ikal], diwave aja sekalian supaya 'ndak bosan. Bahkan dicolouring pun belum pernah. Yang aku pertahankan tahun ke tahun: rambut ini tetap panjang, sepunggungku, hampir menyentuh pinggang. Tapi kali ini, entah kenapa, aku tergoda sekali 'mendekinnya.
'Gak mikir terlalu lama,,, langsung kuiyakan aja tawaran itu. Pikirku,
"Let do something new with ur hair Lid. Maybe
that's the sign to start ur new life. Forget all ur sadness ;-)"
Selama Mas Haris me'makeover' rambutku, kututup mukaku ini dengan tangan, 'gak berani liat. Sambil berdoa... semoga 'gak jelek hasilnya. Ella senyam-senyum ngeliat tingkahku. Beneran aja, waktu kulihat ke lantai, aku langung menjerit,
HUAHAHAHA. Dan hasilnya???"Ellaaa,,, banyak banget rambut gw yang dibuang!!!"
Aku puas! ternyata 'gak sejelek yang kubayangkan ;-)
Aku 'ngerasa lebih fresh, ringan, dan yang penting... masih Lidya banget.
Yup... semoga sesuai dengan doaku.
"It's a sign to start ur new life Lidya"
Amen*begeTuhan*
Legra
21 September 2008
tertohok curhatan teman, dicubit Tuhan
Entah kenapa hari Jumat lalu bawaan kok malesss banget kerja. Dari pagi sampe jelang lunch time 'gak bisa 'ngerjain apa-apa. Padahal sih, banyaaak banget kerjaan yang harus diselesaikan. Dari mulai follow up Pilot Project di Mid-Java kemaren, 'nyelesein Final Report CAPEX project yang harus aku pertanggungjawabkan ke Project Manager, sampe'' requestnya myBossbuLe untuk bikin Mindjet MindManager. Belum lagi kerjaan printilan kayak nyiapin list nama client yang mau dikirimin kartu lebaran, dll. Uuuh... kok kayaknya kerjaan gak ada abis-abisnya ya?
Selama beberapa jam itu aku benar-benar 'gak bisa 'ngerjain apa-apa. Paling hanya terima telpon dari team di daerah yang minta dibantu follow up ini dan itu.
Yang bisa membuatku bersemangat hanya pekerjaan berselancar di dunia maya ;-) iiih... benar-benar 'gak produktif deh aku di hari itu. Kalau aku bisa bilang magabut, yaaa magabut deh*makangajibuta*
Tiba-tiba seorang teman ngeBUZZ aku di window YM.
"Kak bawa aku dalam doamu hari ini ya. Ada sedikit masalah di kantorku. Bosku sepertinya menginginkan aku keluar dari sini."
WHATT???
Kenapa pula adikku ini? Perasaan kemarin baik-baik aja.
Selidik punya selidik, ternyata kantornya sedang minim project dan tidak ada pemasukan, hingga harus merampingkan karyawannya.
Aaarrrgghhh... kenapa pula teman yang sudah kuanggap adik ini yang harus terkena imbasnya. Walau aku belum terlalu lama mengenalnya, aku tau banget dia orang yang sangat bisa diandalkan. Mau mengerjakan apa saja, meskipun bukan jobdescnya.
Akhirnya sisa beberapa jam itu, aku pergunakan 'ngobrol' dengannya, berusaha menenangkannya dan bantuin dia mengupdate CV yang akan disebarin lagi.
Jujur aja... sebenarnya saat itu aku merasa 'dicubit' Tuhan.
Aku ditegurNya.
"Lid, lihat adikmu itu. Dia akan dikeluarkan dari pekerjaannya, means... dia akan kehilangan mata pencahariannya. Nah kamu... kondisi kantor baik-baik aja, dipercayai mengerjakan beberapa pekerjaan penting sekaligus, kok malah males-malesan dan menggerutu?!"
(Iya Tuhan, aku kurang bersyukur sekali ya?)
Dan pagi tadi, aku 'disentuh' khotbah Amang Pendeta. Thank God, aku berkesempatan ibadah di HKBP Serpong, gereja Opungku.
"Jangan meniru ketidakjujuran si bendahara (Lukas 16:1-9). Lakukan pekerjaanmu dengan sungguh-sungguh, karena itu yang saat ini dipercayakan padamu. Pergunakan waktumu di hari ini dengan bijaksana, karena hari-hari ini sangatlah jahat. Dan ... pikirkan masa depanmu mulai hari ini."
Ya... ya... ya...
Terima kasih Tuhan telah 'mencubitku'.
Terima kasih anggia sudah mau berbagi. Bukan aku mensyukuri kekhawatiranmu, tapi aku diajar olehnya. Aku yakin, Tuhan yang mahabaik itu takkan meninggalkanmu.
Sow, I'm ready myLORD.
I'm ready for tomorrow!
*semangat!*
09 September 2008
terima kasih abangku
Kini, aku mengerti kekagumannya
Tiap cerita dan tawa tak hanya menguatkanku
sekaligus menginspirasiku
Seperti kutemukan setitik air di atas dahagaku
'Ku tau Tuhan mengirimkanmu untukku
'Tak hanya terima kasih, juga doa kupanjatkan untukmu
Ku yakin Tuhan senantiasa memberkati keluargamu
*dedicated to PB; jangan bosan dengan kisahku ya bang... :)*
23 August 2008
terjaga dari matiku
setelah mati rasaku ini, aku sanggup menulis lagi.
Ternyata...
di atas sedih yang tak berujung ini, masih ada senyum dan sukacita yang tercipta.
Aku mau melanjutkan hidupku lagi.
Melanjutkan mimpi-mimpiku, mewujudkannya.
Terus berkarya dan melanglang buana di tempatku bekerja, sebagai ucapan syukurku padaNya atas berkat, kesempatan, dan pembelajaran yang tiada henti, menghargai kepercayaan yang sudah diberi.
Terus mencintai ULOS-ulosku, mengkreasikannya hingga banyak orang yang makin mencintainya... sesuai harapanku, harapan kami,,, halakhita.
Membahagiakan Papaku, Mamaku, Ricoku, Meikyku, dan Ikaku.
Menyayangi hati orang-orang terdekatku, yang bisa mencintaiku dengan tulus dan tak henti.
Yang lainnya... nanti sajalah itu...
Aku mengimani dan mengamini... Tuhan akan menuntun langkahku.
-saatku terjaga-
03 August 2008
mati rasa
Kalau kau tanya adakah harapan di depan sana... sirna
Kalau kau tanya apa yang kubutuh, bukan kumau... dirimu, seutuhnya, untukku, untuk kita
Adakah kan tersingkap sedikit saja, asa yang kini seakan tertutupi luka?
Tuhan, aku menyerah!
26 July 2008
on my way to Bali
...wiken t'lah tiba... wiken t'lah tiba... [la... lala-lala...]
Well, hari ini adalah hari yang kutunggu-tunggu dari sebulan lalu, sejak bos buleku nugasin aku untuk menghadiri conference di... BALI!!!
Cihuyyy, akhirnya ke Bali juga,,, senangnya!!!
Walaupun tujuan aku ke sana mengikuti Asia Pacific MicroCredit Summit, dan dari time schedule yang dikirim panitia kuperkirakan acara ini bakal padat banget, dari jam 7 pagi sampai 8 malam selama 4 hari berturut-turut, tetap aja yang ada di benakku... jalan-jalan... pantai-pantai... belanja-belanja... ^_^
Dari jauh-jauh hari kemaren aku sudah menghubungi Cia, teman SMPku, yang stay di Jimbaran, untuk nemanin liburan singkatku di Bali. Singkat banget malah, cuma Sabtu ini dan Minggu. Conference'nya akan berlangsung dari hari Senin sampai Kamis nanti.
Rencananya hari ini aku pengen maen di Kuta dan sekitarnya dulu, besok pagi kalo sempat ke Ubud (harus sempat!), sorenya jalan ke Nusa Dua: tempat conference itu diadakan, registrasi ulang dan siap-siap untuk opening ceremony.
Wiih, harus dipergunakan baik-baik nih waktu yang cukup singkat ini.
Yeaah, cukuplah untuk memanjakan diri setelah melewati 5 hari kerja yang cukup hectic. Kerja??? Nope! Kayaknya minggu ini aku gak kerja dengan efektif deh. Waktuku lebih banyak di luar kantor. Senin-Rabu kemaren ikut Seminar ECOMAN di Swiss-German University [yang bikin aku puyeng karna berhadapan dengan angka-angka dan Business Plan; uda kayak kuliah lagi gitu :(], Kamis ke kantor untuk nyelesein pendingan kerjaan yang... buanyaaaak!!!, Jumat kemaren meeting di luar kantor setengah harian. Yaaah.. gitu deh.
But, sutralah! Lupakan minggu ini. Bali uda di depan mata!*heheheh.
Sow, semoga perjalanan di Bali kali ini menyenangkan, secara aku berangkat cuma sendiri dan masih buta banget tempat-tempat di Bali. Doain gak nyasar yaaah*hehehe.
Okay,,, aku boarding dulu!
Sampai ketemu lagi di... laporan pandangan mata dari Bali ya :)
bubbye...
PS: Selamat ulang tahun Papa! Happy birthday LoVe!
20 July 2008
photo session, batak keren, dan gala ni eme

.jpg)
.jpg)
"Lembaran-lembaran jerami yang tipis itu adalah jerami
pilihan, kuambil langsung dari Sipaholon, Tarutung. Karna memang dari sana yang terbaik untuk ditempel-tempel menjadi sebuah lukisan. Kenapa harus dari Sipaholon? karna lokasinya berada di bawah Aek Sigeaon, jenis tanahnya berbeda dengan tempat lain di Tarutung. Pupuk yang dipakai pun masih alami dari kotoran hewan, bukan yang kimiawi. Jerami yang kutemui itu berbeda. Mengambilnya pun gak gampang. Jerami itu kupilih dari batang-batangnya antara jam 11 siang sampai sekitar jam 4 sore. Saat matahari lagi terik-teriknya. Lebih dari jam segitu, jeraminya basah kena embun, gak bagus untuk ditempel dan warnanya pun jadi beda. Aku turun ke sana setahun sekali. Sekitar bulan Agustus, 2 bulan setelah masa panen. Jerami-jerami itu kubawa ke workshopku, lalu kususun, kutempel-tempel menjadi lukisan apa saja di atas kertas, lalu dialasi Ulos Ragihotang. Lemnya bukan lem sembarangan. Cuma bisa dengan lem goat, lem kambing yang hanya ada di Tarutung dan sekitarnya sana. Kalau ulos sih...kebanyakan sumbangan dari siapa saja. Banyak juga yang dari Samosir sana."
