23 August 2008

terjaga dari matiku

Akhirnya...
setelah mati rasaku ini, aku sanggup menulis lagi.
Ternyata...
di atas sedih yang tak berujung ini, masih ada senyum dan sukacita yang tercipta.
Aku mau melanjutkan hidupku lagi.
Melanjutkan mimpi-mimpiku, mewujudkannya.
Terus berkarya dan melanglang buana di tempatku bekerja, sebagai ucapan syukurku padaNya atas berkat, kesempatan, dan pembelajaran yang tiada henti, menghargai kepercayaan yang sudah diberi.
Terus mencintai ULOS-ulosku, mengkreasikannya hingga banyak orang yang makin mencintainya... sesuai harapanku, harapan kami,,, halakhita.
Membahagiakan Papaku, Mamaku, Ricoku, Meikyku, dan Ikaku.
Menyayangi hati orang-orang terdekatku, yang bisa mencintaiku dengan tulus dan tak henti.

Yang lainnya... nanti sajalah itu...

Aku mengimani dan mengamini... Tuhan akan menuntun langkahku.

-saatku terjaga-




13 comments:

  1. semua yang namanya manusia pasti akan mati
    tapi orang muda seperti Lidya
    matinya nanti aja, seribu tahun lagi (hi hi hi)
    God bless u

    ReplyDelete
  2. kata terakhirnya kek lirik lagu yah...ehehehehe...

    ittor pahojot maa..

    Ribakkon..!!! ekekekeeeeke..

    ReplyDelete
  3. Blog yang bagus. Agak melankolis, but I wouldn't expect any less from a Batak girl. :p~~

    ReplyDelete
  4. HARUS bisa bangkit dong! :)

    Bersyukur karna sudah bisa mnulis lagi yah! :)

    ReplyDelete
  5. Desy Hutabarat27/8/08 5:44 PM

    Keputusan yang bagus untuk bangkit kembali.
    Terus berkarya dan bersemangat ya ka.
    We lapiyu....

    ReplyDelete
  6. Salam kenal. Sesekali mampir ya ke blog saya. Sukses.

    ReplyDelete
  7. *Big hugs and Big Kiss*
    Semuanya pasti ada masanya kak

    Running to Stand Still ....

    Love u dear sista,
    cheers

    ReplyDelete
  8. Terkadang kita mencari apa yang sebenarnya sudah ada di dekat kita. Dan saat kita menuai kecewa, perasaan hancur dan kalah akan membunuh semangat. Jangan berlama-lama untuk menyerah dengan kesedihan itu.. Cinta tulus dari orang-orang di sekitar sudah merupakan senjata dan kekuatan paling ampuh di muka bumi ini..

    Debata bahen donganmu

    ReplyDelete
  9. Sebelum ke sini, aku sempat baca sekilas bukuku yang sudah lusuh "The Art of Love" (Erich Fromm). Aku takjub karena buku yang ditulis tahun 60-an ini masih saja aktual.

    mungkin benar, cara kita memandang saja yang berubah, atau berubah-ubah?

    mauliate da Ito. las rohangku, nang pe adong badai dalam botol hehehe...

    ReplyDelete
  10. Bangun sudah? Rentangkan tanganmu, cengkram bumi, lalu goncang. Tapi bijak ito, jangan sampai bumi 'magargar' ;-)

    ReplyDelete
  11. Setinggi apapun pendidikin wanita,kariernya,sebanyak apapun duitnya, kalu sudah terkena penyakit yang menyangkut HATI&CINTA pada akhirnya luluhlantak juga. gak nyangka!!

    Semangat lagi dung To Lidya...kangen juga aku ama blog mu (orgnya juga lah)

    ReplyDelete
  12. untuk mendapatkan berkat dan rahmat dari Bapa di Surga, disamping kita harus berdamai dengan sesama, terlebih dulu berdamailahj dengan HATI kita. semoga menjadi penguat.
    Kunjugi kami di http://sonyeseska.blogspot.com

    ReplyDelete
  13. hihihi, ngomongin soal mati.

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar apa saja ttg blogku.
Please jangan anonim**

Kindly leave ur comments here.
please don't be anonymous :-)

Many thanks ya ^_^