21 September 2008

tertohok curhatan teman, dicubit Tuhan

Dua hari lalu aku 'ketohok' curhatan temanku.

Entah kenapa hari Jumat lalu bawaan kok malesss banget kerja. Dari pagi sampe jelang lunch time 'gak bisa 'ngerjain apa-apa. Padahal sih, banyaaak banget kerjaan yang harus diselesaikan. Dari mulai follow up Pilot Project di Mid-Java kemaren, 'nyelesein Final Report CAPEX project yang harus aku pertanggungjawabkan ke Project Manager, sampe'' requestnya myBossbuLe untuk bikin Mindjet MindManager. Belum lagi kerjaan printilan kayak nyiapin list nama client yang mau dikirimin kartu lebaran, dll. Uuuh... kok kayaknya kerjaan gak ada abis-abisnya ya?

Selama beberapa jam itu aku benar-benar 'gak bisa 'ngerjain apa-apa. Paling hanya terima telpon dari team di daerah yang minta dibantu follow up ini dan itu.
Yang bisa membuatku bersemangat hanya pekerjaan berselancar di dunia maya ;-) iiih... benar-benar 'gak produktif deh aku di hari itu. Kalau aku bisa bilang magabut, yaaa magabut deh*makangajibuta*

Tiba-tiba seorang teman ngeBUZZ aku di window YM.
"Kak bawa aku dalam doamu hari ini ya. Ada sedikit masalah di kantorku. Bosku sepertinya menginginkan aku keluar dari sini."
WHATT???
Kenapa pula adikku ini? Perasaan kemarin baik-baik aja.
Selidik punya selidik, ternyata kantornya sedang minim project dan tidak ada pemasukan, hingga harus merampingkan karyawannya.
Aaarrrgghhh... kenapa pula teman yang sudah kuanggap adik ini yang harus terkena imbasnya. Walau aku belum terlalu lama mengenalnya, aku tau banget dia orang yang sangat bisa diandalkan. Mau mengerjakan apa saja, meskipun bukan jobdescnya.
Akhirnya sisa beberapa jam itu, aku pergunakan 'ngobrol' dengannya, berusaha menenangkannya dan bantuin dia mengupdate CV yang akan disebarin lagi.


Jujur aja... sebenarnya saat itu aku merasa 'dicubit' Tuhan.
Aku ditegurNya.
"Lid, lihat adikmu itu. Dia akan dikeluarkan dari pekerjaannya, means... dia akan kehilangan mata pencahariannya. Nah kamu... kondisi kantor baik-baik aja, dipercayai mengerjakan beberapa pekerjaan penting sekaligus, kok malah males-malesan dan menggerutu?!"
(Iya Tuhan, aku kurang bersyukur sekali ya?)

Dan pagi tadi, aku 'disentuh' khotbah Amang Pendeta. Thank God, aku berkesempatan ibadah di HKBP Serpong, gereja Opungku.
"Jangan meniru ketidakjujuran si bendahara (Lukas 16:1-9). Lakukan pekerjaanmu dengan sungguh-sungguh, karena itu yang saat ini dipercayakan padamu. Pergunakan waktumu di hari ini dengan bijaksana, karena hari-hari ini sangatlah jahat. Dan ... pikirkan masa depanmu mulai hari ini."

Ya... ya... ya...

Terima kasih Tuhan telah 'mencubitku'.
Terima kasih anggia sudah mau berbagi. Bukan aku mensyukuri kekhawatiranmu, tapi aku diajar olehnya. Aku yakin, Tuhan yang mahabaik itu takkan meninggalkanmu.

Sow, I'm ready myLORD.
I'm ready for tomorrow!
*semangat!*


15 comments:

  1. baru tahu ternyata tuhan tukang cubit ya tante:)

    ReplyDelete
  2. *jujungpurba
    hey Oom, thanks uda mampir ya.
    blm pernah dicubit Tuhankah?
    kalau ditampol?
    ^_^

    ReplyDelete
  3. Masih enak kak... Tuhan mau ngasih tanda dan kakak nyadar kalo itu tanda dari dia. Lah aku dikasih tanda berkali2 nggak nyadar2 :((

    ReplyDelete
  4. Dengan caraNya yang kreatif, Tuhan mengajar kita dengan banyak cara, salah satunya dengan mencubit kita, selain Dia mendekap kita dalam KasihNya. Saya suka dengan blog ini karena telah ikut menebar kasih dan motivasi kepada banyak orang yang membacanya. JBU.

    ReplyDelete
  5. @ adieska
    iya dek, msh mending 'dicubit'.
    jangan sampe' dipatahkan kakimu, baru berasa tanda dariNya*syeremya*
    Tuhan memang punya cara2 yang luar biasa utk menunjukkan kasihNya.

    @ Yesus Online
    Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya. Jbu2

    ^_^

    ReplyDelete
  6. si begulatuk23/9/08 9:39 PM

    This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  7. renungan yang sungguh down on earth. ungakapan solidaritas sambil melakukan otokritik, dan ujungnya bersyukur.

    cuma satu yang kusesalkan : karena aku mengerti!

    ReplyDelete
  8. @ Raja Huta

    "cuma satu yang kusesalkan : karena aku mengerti!"
    aaah...akupun menyesal karena blm mengerti maksud Ito ini :-)

    ReplyDelete
  9. mau ngasih tau, tante dapat giliran ngerjain PR. Langsung digarap ya tante:)

    ReplyDelete
  10. Kita selalu ditegur dan disapaNya, tiap detik, jam dan hari, selama kita hidup.
    Salam kenal.

    ReplyDelete
  11. *Singal
    Salam kenal juga Amang.
    Thanks sdh mampir ke blogku ya.
    Selalu kutunggu kedatangannya ;-)

    ReplyDelete
  12. Hehehe... Tulang juga sering "mangabut" - Tapi gak salah tulang juga sih... Bosnya aja yang geblek gak bisa ajak kerjasama sama anak buah. Type one man show... Gak bisa jualan ke broadcast. Jadilah seperti lagu Mai EGP... Mentok-mentoknya tulang SJ deh jadinya. [SJ: Side Job] hahahaha... Tuhan emang Maha Baik... Gbu.

    ReplyDelete
  13. @ tappang
    Horas tulang! bah, uda datang lagi rupanya tulangku ini.
    gimana kbr tulang? aaah, blm jadi2 kita kopdarnya yaaa...
    ayoklah tulang, kita atur waktu dgn desy hutabarat, dan ale2ku na STW*hihihi...coba tanya desy lang siapa aja ini yg kumaksud*

    ReplyDelete
  14. saya agak terkejut juga ada boru hutagaol muncul di blog... wah bangga juga neh saya sebagai Hutagaol. Salam kenal ya
    Saya Alfred Hutagaol Istri br. Sitompul
    nomor 17

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar apa saja ttg blogku.
Please jangan anonim**

Kindly leave ur comments here.
please don't be anonymous :-)

Many thanks ya ^_^